
VISI SMA AL-ISLAM KRIAN :
“TERWUJUDNYA SEKOLAH YANG ISLAMI, BERPRESTASI, DAN BERWAWASAN LUAS”
MISI SMA AL-ISLAM KRIAN :
- Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, pembiasaan tartil Al-Qur’an, dan peringatan hari besar Islam.
- Meningkatkan sikap gotong royong dan empati terhadap sesama melalui kegiatan bakti sosial, infak, dan santunan anak yatim.
- Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta mengintegrasikan kearifan lokal Krian secara menyeluruh pada jalur intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
- Meningkatkan prestasi akademik melalui Pembelajaran Mendalam yang inovatif dan kreatif berbasis TIK dan Koding-Kecerdasan Artifisial (KKA), penguatan program literasi, serta pembinaan olimpiade.
- Meningkatkan prestasi nonakademik melalui kegiatan ekstrakurikuler terarah (pramuka, PMR, paskibraka, teknologi, bahasa asing, olahraga, dan seni).
- Meningkatkan keterampilan di bidang teknologi dan bahasa melalui program komunikasi global, penutur asli (native speakers), dan pembiasaan berbahasa (language habituation).
- Menumbuhkembangkan sikap kebinekaan global, mandiri, dan kreatif melalui program pertukaran budaya (Cross Culture Program) dan kewirausahaan (entrepreneurship) yang selaras dengan profil lulusan.
TUJUAN
Tujuan Jangka Panjang (4 Tahun):
- Meningkatnya keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT secara konsisten melalui program keagamaan yang terintegrasi (salat berjamaah, pembiasaan tartil Al-Qur’an, dan peringatan hari besar Islam).
- Terwujudnya karakter gotong royong dan empati peserta didik yang diimplementasikan melalui program keberlanjutan sosial (bakti sosial, infak, dan santunan).
- Terciptanya keunggulan akademik peserta didik melalui integrasi Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial (PM-KKA), penguatan literasi, dan pencapaian medali olimpiade di tingkat regional maupun nasional.
- Meningkatnya perolehan prestasi nonakademik peserta didik dalam berbagai kompetisi melalui pembinaan ekstrakurikuler berkesinambungan.
- Terwujudnya peserta didik yang memiliki kebinekaan global, kemandirian ekonomi, dan daya cipta kreatif melalui penerapan diversifikasi kurikulum berupa kewirausahaan dan Cross Culture Program.
- Terimplementasinya Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang ditandai dengan iklim sekolah yang positif, inklusif, serta bebas dari perundungan dan intoleransi
Tujuan Jangka Pendek (1 Tahun):
1. Penguatan Keimanan dan Ketakwaan
-
Melaksanakan pembiasaan salat berjamaah dan pembacaan tartil Al-Qur’an rutin sebelum KBM dengan tingkat partisipasi peserta didik minimal 85%.
-
Menyelenggarakan seluruh Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) sepanjang tahun ajaran sebagai media penguatan karakter spiritual.
2. Pengembangan Karakter Gotong Royong dan Empati
-
Membentuk sistem pengelolaan infak Jumat peserta didik yang terstruktur, akuntabel, dan transparan.
-
Menyelenggarakan minimal 2 kali kegiatan bakti sosial dan penyaluran santunan bagi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah.
3. Peningkatan Keunggulan Akademik (PM-KKA, Literasi, & Olimpiade)
-
Mengintegrasikan modul Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) pada kurikulum tingkat awal.
-
Membentuk tim pembina olimpiade sekolah dan meraih minimal 3 medali dalam kompetisi sains/akademik di tingkat Kabupaten/Kota.
-
Menjalankan program pembiasaan literasi 15 menit membaca sebelum KBM untuk meningkatkan indeks literasi sekolah.
4. Peningkatan Prestasi Nonakademik
-
Melaksanakan pemetaan minat dan bakat seluruh peserta didik baru serta menetapkan jadwal pembinaan ekstrakurikuler yang terstruktur.
-
Meraih minimal 5 penghargaan dalam berbagai kejuaraan olahraga, seni, atau kepramukaan di tingkat Kabupaten/Kota.
5. Penanaman Kebinekaan Global dan Kewirausahaan
-
Mengimplementasikan modul proyek kewirausahaan yang diakhiri dengan penyelenggaraan 1 kali kegiatan Market Day peserta didik.
-
Menginisiasi 1 kegiatan Cross Culture Program dalam bentuk pertukaran budaya secara daring atau seminar wawasan global.
6. Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
-
-
Membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sekolah serta menerbitkan POS (Prosedur Operasional Standar) penanganan perundungan dan intoleransi.
-
Melaksanakan deklarasi dan sosialisasi Sekolah Ramah Anak untuk menciptakan iklim belajar yang inklusif dan aman bagi seluruh peserta didik.
-
