Team Simulasi UNBK Smaliska Luar Biasa!

Jurnalistik. Smaliska. Rabu (15/11). Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada seluruh team simulasi UNBK Smaliska tahun ini. Pasalnya team yang dikomandoi oleh Dra.Hj. Sunarmi, wakasek kurikulum Smaliska ini benar-benar bekerja all out mengendalikan 8 laboratorium computer dengan 3 kali sesi.

Tercatat dari awal proses singkronisasi, waktu yang tidak menentu dari server pusat memaksa team simulasi untuk selalu siap datang ke sekolah ketika jadwal keluar untuk melakukan singkronisai. Walhasil setelah ditunggu-tunggu sejak hari Jumat (10/11) akhirnya jadwal singkronisasi untuk Smaliska keluar pada hari Minggu (11/11) pukul 16:00. Dengan waktu yang mepet ini team langsung bergerak cepat, proses singkronisasi berhasil selesai sekitar pukul 20.00 untuk selanjutnya masing-masing server diletakkan di laboratorum computer sesuai yang telah ditentukan.

Sampai hari ini Smaliska masih meminjam 6 laboratorum computer milik SMK Yapalis. Dengan dua tempat yang terpisah akhirnya konsentrasi pimpinan terbagi menjadi dua, di SMK Yapalis, Slamet Seksono, MM. wakasek kesiswaan bertanggung jawab penuh atas kelancaran pelaksanaan simulasi di SMK. Sementara itu simulasi UNBK di Smaliska yang untuk sementara waktu masih 2 laboratorum computer, dikendalikan oleh Suyanto,Kom. wakasek sarana prasarana dengan dibantu oleh Drs. Suharyono, mantan wakasek  yang menjadi coordinator team IT Smaliska.

Selama simulasi, dua laboratorum computer yang dipakai di Smaliska nyaris tidak ada kendala sama sekali. Semua berjalan lancar dan terkendali. Berbeda dengan simulasi yang diadakan di SMK Yapalis. 6 proktor yang bertugas di SMK benar-benar diuji dengan beraneka ragam masalah. Terutama masalah teknis.

Di hari pertama peserta di dua laboratorum computer yaitu ruang 5 dan 8 terpaksa harus “nganggur” tidak bisa mengerjakan soal simulasi UNBK karena server dan alat computer di kedua ruangan tersebut tiba-tiba tidak bisa total.  Kejadian fatal ini benar-benar membuat team teknisi yang berasal dari team IT SMK Yapalis memutar otak dengan keras. Mereka berusaha menemukan sebab kejadian ini. Sampai pada sesi ke 3, peserta di ruang 5 dibawah proctor louse Dwistri harus pulang tanpa mengerjakan soal simulasi. Begitu pula ruang 8 di bawah kendali proctor Mr. Yos.

Setelah melakukan beberapa kali diagnosa, team IT SMK yapalis yang dikomdoi oleh Raziq, S.kom, akhirnya mampu menemukan sumber masalahnya pada hari kedua. Sehingga peserta di ruang 5 dan 8 bisa mengerjakan simulasi seperti ruang yang lain. Sampai hari terakhir ini, peserta simulasi yang berada di SMK Yapalis nyaris tidak menemukan kendala yang berarti.

“Kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh team simulasi UNBK pertama ini. Proctor dan teknisi benar-benar telah menunjukkan kerja kerasnya untuk kesuksesan simulasi ini. Semua kejadian yang terjadi selama tiga hari ini semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh team untuk kesuksesan UNBK bulan April 2018 nanti” kata Slamet Seksono, MM. wakasek kesiswaan yang terlihat semangat untuk mengurus simulasi di wilayah SMK Yapalis ini.  Smaliska Jaya! (BCR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *