Peringati Hari Santri Nasional: Siswa dan Pak Guru Smaliska Pakai Kopyah

Jurnalistik. Smaliska. Senin (23/10). Dalam rangka memperingati hari santri nasional yang jatuh pada hari Ahad kemarin, (22/10). Pihak pimpinan Smaliska menghimbau seluruh warga Smaliska yang laki-laki untuk memakai kopyah pada hari ini, Senin (23/10). Himbauan ini disampaikan oleh Slamet Seksono, MM, wakasek kesiswaan Smaliska setelah jamaah dhuhur kemarin Sabtu (21/10).

Walhasil, karena hanya sebatas himbauan maka pada hari ini, Senin. banyak siswa yang tidak memakai kopyah. Begitu pula bapak guru, terlihat hanya beberapa yang memakai kopyah.

Berbeda dengan suasana di kelas X IPA 7, terlihat seluruh siswanya telah memakai kopyah. Bahkan seorang siswa meyayangkan kenapa himbauan pakai kopyah hanya disaat hari santri saja padahal Smaliska adalah sekolah Islam.

“Alangkah baiknya kalau seluruh siswa Smaliska diwajibkan memakai kopyah disetiap harinya agar terlihat nuansa Islaminya sesuai nama dari sekolah kita SMA Al-Islam “ kata Azmi Sholahuddin (X IPA7), mengusulkan.

Nada serupa juga terlontar dari Yoga Ma`arif namun dirinya hanya mengusulkan agar sekolah mewajibkan jamaah laki-laki untuk berkopyah ketika pelaksanaan sholat agar lebih rapi.

“Sebaiknya kopyah di sekolah ini diwajibkan ketika pelaksanaan sholat jamaah di masjid agar terlihat rapi” kata Yoga (X IPA 7) siswa yang bangga dengan identitas kopyah ini.

Selamat hari Santri semoga seluruh murid Smaliska bisa menjadi santri yang baik. (BCR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *