Lomba Tegak Tangguh UNAIR `17 se Jawa-Bali: Pramaliska Bawa 4 Piala

Jurnalistik. Smaliska. Jumat (29/9). Pramuka Smaliska (pramaliska) melengkapi gelar juara di awal semester gasal ini. Setelah kesuksesan di KOBBAR Scout IV STKIP Sidoarjo diraih oleh pramaliska yunior selanjutnya prestasi yang juga membanggakan telah didedikasikan oleh pramaliska senior di ajang yang lebih bergengi se Jawa-Bali yang diadakan di UNAIR Surabaya.

Even bergengsi yang memakan waktu 4 hari ini  (25-28/9) dilaksanakan di  Kolat Ko Armatim Surabaya. Dalam lomba kali ini seluruh kekuatan pramaliska senior dikerahkan agar mampu meraih prestasi untuk nama harum Smaliska tercinta.

Dua sangga yang terdiri dari satu sangga perempuan dan satu sangga laki-laki telah mengerahkan segala kekuatan yang dimilikinya.  Sangga perempuan yang dipimpin oleh Dinda Afrilyanti (XI IPA 7) telah membawa pulang 2 piala juara yaitu juara 1 daur ulang sampah, dan juara 3 Sanitasi (merubah air laut menjadi air tawar).  Sementara itu sangga laki-laki yang dipimpin oleh Ibnu Hakim Alsanda (XI IPA2) juga membawa pulang dua piala yaitu juara 1 Sanitasi, dan juara favorit pensi.

“Saya sangat senang sekali diberi kesempatan untuk ikut dalam lomba di UNAIR kemarin, karena saya bisa menambah pengalaman dan semakin mengenal karakter yang berbeda” kata Ferdy Pratama (XI IPA5) anggota pramaliska yang membawa pulang juara favorit 1 dalam lomba seni sebagai dai yang super kocak ini.

Nada yang serupa juga terlontar dari Tito Elfarizi (XI IPS 6), anggota pramaliska yang pendiam namun bertalenta ini mengaku sangat bangga bisa membawa harum nama Smaliska di ajang bergengsi kemarin. “Saya sangat bangga dengan prestasi di UNAIR kemarin karena saya bisa mengharumkan nama harum Smaliska.” katanya dengan tersenyum.

Keberhasilan anggota pramaliska kemarin merupakan hasil kerja sama semua anggota dan bantuan pembina yang berkompenten, Mr. Yos, dan mas Sinyo yang selalu mendampingi anggotanya. Sementara itu keberhasilan dalam lomba Sanitasi (merubah air laut menjadi air tawar) serta daur ulang bahan bekas merupakan hasil bimbingan guru bertalenta yang dimiliki Smaliska. Hamdan Zunaedi , Msi.

Guru jebolan pasca sarjana UNAIR jurusan kimia ini berhasil mengarahkan anggota pramaliska untuk mewujudkan idenya dalam merubah air laut menjadi air tawar. Akhirnya latihan setiap hari menjelang lomba membuahkan hasil. Kedua sangga meraih juara 1 untuk regu laki-laki dan juara 3 untuk sangga perempuan.

Selamat buat pramaliska semoga di lomba berikutnya bisa semakin lebih baik dan membawa harum nama Smaliska ke depan. (BCR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *